
Bali memang tidak pernah kehabisan pesona. Jika selama ini wisatawan lebih sering berbondong-bondong ke Bali Selatan seperti Kuta, Seminyak, atau Ubud, maka Bali Timur menawarkan pengalaman yang sama sekali berbeda. Kawasan ini, yang sebagian besar mencakup Kabupaten Karangasem, menyimpan keindahan alam yang masih asri, warisan sejarah kerajaan, hingga spot diving kelas dunia. Suasananya jauh lebih tenang, jauh dari hiruk-pikuk, dan sangat cocok bagi Anda yang ingin merasakan sisi autentik Pulau Dewata.
Salah satu tantangan menjelajahi Bali Timur adalah jaraknya yang cukup jauh dari Bandara Ngurah Rai, yaitu sekitar dua hingga tiga jam perjalanan. Oleh karena itu, memiliki kendaraan pribadi menjadi solusi terbaik. Bagi Anda yang berencana tinggal lebih lama, memanfaatkan sewa mobil di Bali bulanan akan jauh lebih hemat dan fleksibel dibandingkan menyewa harian. Dengan begitu, Anda bisa menjelajahi setiap sudut Bali Timur tanpa terikat waktu.
Berikut adalah beberapa objek wisata terkenal di Bali Timur yang wajib masuk dalam daftar perjalanan Anda.
Lahangan Sweet terletak di Desa Adat Buana Giri, Kecamatan Abang, Karangasem. Tempat ini menawarkan pemandangan Gunung Agung yang sangat megah, lengkap dengan hamparan lembah hijau dan garis pantai Amed di kejauhan. Daya tarik utamanya adalah platform kayu dan rumah pohon yang menjadi spot foto favorit wisatawan.
Waktu terbaik untuk berkunjung adalah pagi hari, sekitar pukul 06.00 hingga 08.00, saat kabut masih menyelimuti lembah dan cahaya matahari mulai menyinari puncak gunung. Harga tiket masuknya berkisar antara Rp35.000 hingga Rp100.000, tergantung paket yang dipilih, termasuk biaya parkir dan akses ke spot foto tertentu.
Tirta Gangga adalah bekas istana air milik Kerajaan Karangasem yang dibangun pada tahun 1946. Nama “Tirta Gangga” berarti “air dari Sungai Gangga”, dan sumber airnya diyakini suci oleh masyarakat setempat. Daya tarik paling ikonik adalah batu-batu pijakan yang tersusun rapi di atas kolam penuh ikan koi berwarna-warni.
Pengunjung dapat berjalan melompat dari satu batu ke batu lainnya sambil memberi makan ikan. Area ini juga memiliki menara bertingkat dan kolam pemandian yang masih digunakan untuk upacara keagamaan. Tiket masuk sekitar Rp25.000 hingga Rp90.000, dan tempat ini buka setiap hari dari pukul 07.30 hingga 18.30 WITA.
Taman Ujung Soekasada, atau lebih dikenal sebagai Taman Ujung, dibangun pada tahun 1909 oleh Raja Karangasem, I Gusti Bagus Jelantik. Kompleks ini memadukan gaya arsitektur Bali, Belanda, dan Eropa dalam satu kesatuan yang harmonis. Terdapat kolam besar, jembatan panjang, serta bangunan bertingkat yang menjadi titik pandang utama.
Dari puncak menara, pengunjung bisa menikmati pemandangan kolam, perbukitan hijau, dan laut di kejauhan. Karena letaknya yang cukup terpencil, mengunjungi Taman Ujung bersama Tirta Gangga dalam satu hari akan jauh lebih efisien jika Anda menggunakan mobil pribadi. Inilah salah satu alasan mengapa layanan sewa mobil Bali menjadi pilihan favorit wisatawan yang ingin mengeksplorasi kawasan timur secara menyeluruh.
Tulamben adalah nama sebuah desa pesisir yang terkenal di kalangan penyelam dunia. Daya tarik utamanya adalah bangkai kapal USAT Liberty, kapal kargo era Perang Dunia II yang karam hanya sekitar 30 meter dari garis pantai. Kedalamannya mulai dari 5 hingga 30 meter, sehingga bisa dinikmati oleh snorkeler maupun penyelam pemula.
Selain kapal Liberty, Tulamben juga memiliki spot Coral Garden dan Drop Off yang kaya akan biota laut. Pantainya berbatasan langsung dengan Gunung Agung, menciptakan pemandangan “separuh laut, separuh gunung” yang sangat dramatis. Biaya menyelam bervariasi, mulai dari Rp400.000 hingga Rp800.000 per orang, tergantung paket dan jumlah penyelaman.
Blue Lagoon terletak di kawasan Padangbai, tidak jauh dari pelabuhan penyeberangan menuju Lombok. Sesuai namanya, air laut di sini berwarna biru kehijauan yang jernih, dengan terumbu karang dan ikan-ikan tropis yang melimpah. Tempat ini sangat cocok untuk snorkeling dan diving bagi pemula karena arusnya relatif tenang.
Untuk masuk ke area pantai, pengunjung biasanya hanya perlu membayar biaya parkir dan retribusi kecil. Jika ingin snorkeling, Anda bisa menyewa perlengkapan dari pemandu lokal dengan harga sekitar Rp100.000 hingga Rp150.000.
Virgin Beach, atau dikenal juga sebagai Pasir Putih, terletak di Desa Adat Perasi, Kecamatan Manggis. Pantai ini diapit dua bukit hijau dan memiliki pasir putih halus serta ombak yang relatif tenang. Suasananya jauh lebih sepi dibandingkan pantai-pantai di Bali Selatan, sehingga cocok untuk bersantai.
Di sepanjang pantai terdapat warung-warung lokal yang menjual seafood segar dan minuman dingin. Akses menuju pantai cukup menantang karena jalanannya sempit dan menurun tajam, sehingga diperlukan kendaraan yang prima. Di sinilah pentingnya memilih kendaraan yang tepat, misalnya melalui layanan sewa mobil di Bali bulanan dengan pilihan mobil seperti Brio atau Avanza yang lincah dan irit bahan bakar.
Samsara Living Museum berada di Desa Jungutan, Bebandem, Karangasem. Museum ini bukan sekadar tempat pameran, melainkan ruang edukasi yang memperkenalkan siklus kehidupan masyarakat Bali, mulai dari kelahiran, pernikahan, hingga kematian, dalam kerangka filosofi Hindu Bali.
Pengunjung dapat melihat langsung proses pembuatan jaje bali (kue tradisional), mejejahitan (merangkai janur untuk upacara), hingga mencicipi minuman tradisional. Tiket masuk sekitar Rp100.000 dan biasanya sudah termasuk pemandu serta teh herbal.
Bali Timur memiliki medan yang cukup menantang, dengan jalan berkelok, tanjakan curam, dan beberapa ruas yang sempit. Karena transportasi publik di kawasan ini sangat terbatas, memiliki kendaraan pribadi menjadi keharusan.
Bagi Anda yang tinggal dalam jangka waktu lama, baik untuk bekerja jarak jauh maupun berwisata santai, sewa mobil di Bali bulanan adalah pilihan paling ekonomis. Harga sewa bulanan berkisar antara Rp4.500.000 hingga Rp7.000.000, tergantung jenis mobil dan apakah termasuk driver atau lepas kunci.
Jika memilih lepas kunci, pastikan Anda memiliki SIM internasional atau SIM A yang masih berlaku, serta memahami aturan berkendara di Indonesia yang menggunakan setir kanan. Namun, bagi yang belum terbiasa dengan kondisi jalan lokal, menggunakan paket bulanan dengan driver bisa menjadi pilihan yang lebih aman dan nyaman.
Dengan perencanaan yang matang dan kendaraan yang tepat, menjelajahi Bali Timur akan menjadi pengalaman liburan yang tak terlupakan. Dari keagungan Gunung Agung hingga kejernihan air laut Tulamben, kawasan ini membuktikan bahwa Bali masih menyimpan banyak keajaiban yang menunggu untuk ditemukan.
Saat ini belum ada komentar